yosbeda.com

Cerita Beda, Bicara musik, Gila Bola, Beda Beropini, Naluri Lelaki, Cinta Indonesia, Ngeblog Asik, Anak-Anak, Semaunya Aja

apa emo?

Posted by yos On July - 9 - 2009

kata emo merupakan kependekan dari kata emosional. Emo, emo, emo dan emo. Adalah sebuah istilah yang sekarang ini sering sekali kita dengar baik lewat televisi, radio, percakapan sehari-hari serta digembar-gemborkan khususnya anak-anak muda. Apa sih emo itu? Malah ada juga yang berkata “emo- skinhead-punk”. Wah, terus apa pula hubungannya dengan Skinhead-punk? Apa Emo adalah bagian dari Skinhead-punk? Atau apalah!

Pertanyaan menarik yang muncul karena sebuah kerancuhan serta ketidakpastian disekitar yang menjadikan “kabur” mengenai Emo itu sendiri. adalah hal-hal yang ingin gw angkat, namun hanya berdasarkan tinjauan atribut yang dikenakan. Menurut gw, secara tidak langsung atribut dan benda dapat menjelaskan kronologis kejadian yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan atau evolusi.

Pada dasarnya, segala sesuatu di dunia ini pasti akan mengalami perubahan. Dan ini berlaku diberbagai aspek kehidupan. Hal ini wajar terjadi jika dihubungkan dengan manusia sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan memiliki akal dan pikiran yang dinamis. Skinhead, Punk, dan kaum-kaum subkultur sejenis lainnya, pasti tidak akan terelakkan dari hal yang berhubungan dengan evolusi. Singkatnya, Emo adalah sebuah bentuk evolusi dari kaum skinhead-punk.

Emotion Hardcore biasanya disebut (istilah ngetrendnya) Emo, adalah sebuah gaya hidup, fashion dan budaya yang baru saat sekarang ini mulai nge-boom di seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia. Emotion berasal dari bahasa Inggris, berarti emosi atau perasaan seseorang yang ingin diekspresikan. Sedangkan Hardcore adalah sejenis aliran musik yang memiliki tipe raungan gitar dan hentakkan drum yang dimainkan keras.

Dilihat dari sejarah munculnya, Emo adalah cabang atau yang lebih tepatnya adalah bentuk perkembangan dan evolusi dari Skinhead dan Punk. Emo muncul pertama kali sekitar pertengahan tahun 1980 di Washington, dan pertama kali diperkenalkan oleh band beraliran punk-melodic, DC Scene. Seperti artinya (emotion), lagu yang diusung lebih banyak mengandung unsur-unsur emosi dan perasaan seperti cinta, kasih sayang, rasa marah, kesal, dan segala sesuatu yang berhubungan erat dengan asmara dan perasaan seseorang.Sekitar tahun 1990, emo semakin berkembang. Dibuktikan dengan banyak bermunculan band-band baru seperti Rites of Spring, Embrace, One Last Wish, Beefeater, Gray Matter, Fire Party, Slightly later, dan Moss Icon. Pada tahun inilah emo mencapai puncak-puncaknya. Sering dengan waktu banyak pula terjadi pencabangan dalam aliran emo sendiri. Menurut Billy Joe Amstrong, gitaris band beraliran punk melodic Green Day (secara tidak langsung ia sendiri juga yang mempelopori revitalisasi emo kembali muncul di publik), emo adalah sebuah gabungan antara punk dan gothic. Sebuah karya besar jika kedua mainstream (sikap independen yang dilakukan kelompok-kelompok anak muda tertentu, berhubungan dengan kultur pop kaum muda) ini dipadukan. Dan bukan hal yang mustahil jika keduanya digabungkan akan tercipta sesuatu yang fantastis. Kesamaan keduanya mampu berkolaborasi dan saling melengkapi. Dan sebagai cara untuk membedakan bahwa ini adalah sesuatu yang baru, perlu suatu adanya upaya penonjolan jati diri. Dengan atribut gabungan keduanyalah sebuah aliran dan lifestyle baru ini mampu diterima. Sebuah ideologi dapat diterima jika memiliki sesuatu sebagai identitasnya dan mampu menunjukkannya pada umum.

Namun, kaum skinhead-punk yang masih tetap memegang idiologi “asli” skinhead, berpendapat bahwa emo adalah bentuk kehancuran Skinhead-Punk. Dikatakan kehancuran karena idiologi anti kemapanan yang selalu diikrarkan oleh kaum Skinhead, sudah tidak bermakna lagi, kalah dan ditelan oleh bentuk kapitalisme dan kemapanan. Emo tidak pantas dianggap sebagai skinhead-punk karena tidak mencirikan sebagai sesuatu yang anti dengan kemapanan. Ditegaskan lagi dengan segala jenis atribut yang mereka (Emo) yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, ideologi yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat.

Atribut Emo

model rambutnya nggak Spike/Mohawk, nggak botak lagi, terus nggak pake’ spike di tangan atau di ikat pinggang, dilehernya nggak ada juga kalung rantai + gemboknya (dog collars), dan nggak2 yang laen lagi. Keliatannya lebih kalem, rapi. Kesimpulannya dia ini bukan anak skinhead! Tapi….., punk? ……bukan, gothic juga bukan,.. lantas apa?”

Ironis memang hal itu berkembang di masyarakat, tetapi itulah fakta yang terjadi. Budaya atribut telah berkembang di masyarakat. Atribut adalah suatu penjelas seseorang berada di sebuah identitas diri tertentu yang secara fisik atau kasat mata merupakan pembeda/sama dengan lingkungan sekitarnya (itu sudah jelas) dan dengan atribut pula yang identik dengan kelas tertentu di masyarakat berkembang pemikiran tentang penyeragaman. Penyeragaman berarti pembakuan. Jika melihat atribut emo itu harus Emo-style, Peircing, Gaspers, Eye – shadow, pin, emblem, dsb, maka berarti hal itu telah dianggap baku dan adanya telah seperti itu. Sama seperti kaum skinhead-punk yang sudah memiliki identitas dan atribut masing-masing Emo pun memiliki identitas dan atribut sebagai pembeda dari kaum-kaum yang lainnya. Secara sekilas memang memiliki kemiripan satu sama lain, hal itu wajar saja terjadi karena atribut yang digunakan oleh para penganut emo adalah bentuk perkembangan dari fashion kaum skinhead-punk. Terjadi perubahan dikarenakan dalam perkembangannya mendapat pengaruh-pengaruh budaya baru seiring berjalannya waktu, zaman dan kemajuan dalam bidang fashion pula.

Makna Atribut

Semua hasil material antara punk dan skinhead itu berdasar kan atas pemikiran – pemikiran yang telah didorong oleh nilai-nilai perlawanan atas hal-hal yang membosankan dan menindas (suatu rangkaian yang tidak dipisahkan). Skinhead memang terlahir dari pemikiran dengan nilai-nilai perlawanan atas suatu pemikiran mainstream, membosankan dan menindas (seperti kapitalisasi, penghisapan, pembodohan, dsb). Sedangkan punk lahir akibat pengaruh-pengaruh yang baru bukan hanya kapitalisme, gaya, tetapi juga dalam karya musik. Namun apa yang terjadi pada Emo? Emo tercipta karena kedua subkultur di atas (punk dan skinhead) telah dimasuki oleh paham-paham kapitalisme, fashionable, dan keinginan untuk bergaya. Sebuah kondisi yang sangat berlawanan pengan paham Skinhead-Punk yang notabennya sebagai nenek moyang Emo.

Pada dasarnya sama, Emo menggunakan topi, celana jeans, kalung, gelang, gasper, mempunyai tindik, bertato, memakai peircing sebagai atributnya. Tetapi sudah tidak memiliki makna ideologi.

Semua atribut yang dipasang dan diperguna kan hanya sebatas pelengkap Tidak seperti Skinhead – Punk, menurut mereka kalung rantai, gelang rantai, anting peniti, Peircing memiliki makna sebagai bentuk perlawanan terhadap sesuatu (kapitalisme, pemerintahan). Tetapi sedangkan Emo tidak memiliki makna apapun, yang terjadi hanya pemaknaan bahwa Emo(seluruh atributnya) adalah bentuk ekspresi dari anak-anak muda pada umumnya (keren, modis, gaul, bermerk) yang juga jelas bertentangan dengan Skinhead-Punk. Sejauh ini memang belum ditemukan dan didapat mengenai makna yang signifikan dalam setiap atribut yang mereka (kaum Emo) kenakan.

Perbandingan Atribut dan Aksesoris antrara Skinhead dan Emo

Atribut

Skinhead-Punk

Emo

1. Tindik Anting ( biasanya dipakai hanya pada telinga saja) Anting, Peircing ( digunakan pada teling, bandul telinga, hidung, pelipis, alis, lidah bibir. Malah ada yang digunakan disemua bagian itu)
2. Sepatu Boot keras, Loafers, Steel toe cap. Converse (sepatu kets produksi USA), Vans.
3. Baju Polo, kaos berkerah, kemeja berkerah, jaket kulit. Skinhead lebih berpenampilan rapi dan bersih. Kaos Distro, Blazer, Kemeja.
4. Celana Levi’s, jeans gombrong, sta prest (ketat). Jeans staprest, Hipster.
5. Drugs dan Alkohol Menolak (hanya sedikit yang menerima, menolak lebih mendominasi). Merekok, Alkoholik, Drgus tidak dipakai sama sekali.
6. Kendaraan Motor tua, Skuter vespa, Moge (motor gede/motor besar). Tidak memiliki Kendaraan yang spesifik.
7. Rambut Plontos, cepak Rambut Emo.
8. Perhiasan Rantai anjing, gelang spike, emblem Kalung, gelang, Jam tangan, Hand-Band, Cincin.
9. Pewarna Rambut Tidak memakai Memakai (biasanya berwarna merah)
10. Make-Up wajah Tidak memakai Memakai seperti eye-Shadow/eye-liner, Lip-gloss.
11. Topi Pork-pie, bolero Topi Emo
12. Tatoo Tidak memakai Memakai tetapi minimalis

KESIMPULAN

Atribut merupaan penanda dari suatu komunitas atau kebudayaan. Ini merupakan ciri khas yang menjadi suatu keharusan yang tidak tertulis dalam lingkup kehidupan. Penggunaan atribut pada kebudayaan atau komunitas tertentu menjadikannya suatu simbol yang menggambarkan identitas kehidupan mereka. Dari atribut pula sebuah pemaknaan dapat dilihat dan dideskripsikan.

Emo adalah sebuah bentuk merosotnya suatu makna ideologi dari suatu kaum subkultur (Skinhead-Punk) yang selama ini telah memiliki ideologi anti kemapanan sebagai bentuk perlawanan terhadap kemewahan, hukum-hukum yang selalu menindas kaum kecil. Emo sengaja diciptakan sebagai salah satu “senjata” untuk memerangi dan mengalahkan ideologi Skinhead-Punk Segala jenis atribut yang mereka (Emo) kenakan yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, dan ideologi pro-kemapanan yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat dalam benak para pengikutnya.

Popularity: 15% [?]

Kata kunci artikel:

11 Comments to “apa emo?”

  1. Gapa says:

    Setiap org punya ekspresi masing-masing bos…!!
    jadi gk usah dipersoalkan masalah kapitalisme atau apa.. yang penting jalani hidup ,, n tunjukkan gaya loe…!!!

    yos:
    betul..betul..betul…

  2. mahesa says:

    gue emang suka emo.
    gue juga udah gabung sama anak2 emo gothic di bandung.
    gue suka sama pendapat lo.
    maju terus yah.
    emo_gothic bandung.
    mahesa jenar
    broken home boys

    yos:
    boleh..boleh..

  3. rENdy SCREAMO says:

    emo.. apa itu emo..? apa lo tau apa emo…? kenapa lo banyak yg benci ama emo..? apa karna anak emo punya rambut yg keren trus lo gak cocok ama gaya rambut yg kayak gitu? banyak orang yg gak tau apa itu emo.. emo itu Emotinal Mental Overload yg arti nya emosi mental yg berlebihan.. itu karna mereka mngalami depresi.. makanya lo liat tu byk yg poto nya motong urat nadi gitu.. tp gak smua emo gitu itu cm yg uda gak sanggup lagi nahan.. faktor yg buat depresi itu kluarga, masyarakat, skolah,kuliah, dll. jadi gw tanya ke kalian.. orang uda susah gitu masih kalian benci?? emo itu gak pnh dgerin apa kata orang laen.. jadi klo klean mw ngehina terserah.. emo itu bebas mau pake baju apa.. ga musti pakaian serba item, rambut nya modis, pake pierching dll dahh..” (tp gw emank suka nya dari dulu warna itemm.. lagian idup gw cm 2 warna.. item ama putih) emo itu gak musti dengerin lagu” emo,screamo, dll atau lagu” yg lirik nya ttg suicide.. karna lagu tu smangat hidup bwt anak emo.. jd apa salah nya klo mw denger lagu laen.. slama orang nya sndiri suka,.. semua orang punya kepribadian masing” jadi jgn saling mencela.. yg plg pnting.. asal lo tau aja.. emo itu orang yg gak bahagia, merasa terkucilkan, byk masalah, sakit kepala, merasa gak bahagia, g pnh senang..!!!! trus tolong jangan dimusuhi…!!!!!!!!

    yos:
    boleh..boleh..boleh…

  4. rENdy SCREAMO says:

    gw sediiiiihhhhhhhhh bNgt
    bAnyk yg sering ngehina EMO
    injek2,,,
    bAhkAn bilang EMO MUST DIE???
    why???
    adA yg salah dGn EMO???
    kNapa qt dimusuhin???
    mungkin pemikiran mereka EMO itU hOmo sexual,atW pecintA lawan sejenis..,
    tApi itU salah bEsar,,
    anak2 eMO hAnyalah anak2 yg merasa dikUcilkAn,merasa gk bAhagia,,,dAn merasa dEpresi kRna smw itU,,,
    jd plisss,,,jagn musuhin anak EMO,,,
    kitA juga manusia,jd saling menyayanigi satU sama lain

    yos:
    betul..betul..betul..

  5. lilinnocentdevil says:

    i need to fix things up:
    1. EMOS THAT ADMIT THEY’RE EMOS ARE POSERS! dats a bad record for your reputation
    2. Emo is not short for ‘emotional’, it’s ‘emotive hardcore’
    3. Emo is not just an urban style, emo is a music genre (emotive hardcore, metal core) whatever’s loud and done with ear bleeding screams
    4. Emo slits wrists coz they wanna die, the suicide of depression
    5. SHUT UP rENdy SCREAMO! You’re a poser! You even call urself ‘EMO’?! People are LABELED emo, not TRYING TO LOOK emo…And emo guys (mostly) ARE HOMOSEXUALS, coz they’re too tired to date GIRLS and be dumped!

  6. lilinnocentdevil says:

    6. High boots, and steeltoes are used by PUNKS and GOTHS, not EMOS or SCENE. Emos and scene wear black CONVERSE or VANS
    7. emo bands: my chemical romance, bring me the horizon, suicidal tendencies, Further Seems Forever, the Promise Ring, Benton Falls, or Army of Ponch.
    8. STOP CALLING YOUSELF EMOS! YOU DONT LABEL YOURSELF! PEOPLE LABLE YOU! MY friends LABELED me scene, not ME labeling ME scene O_o” you guys are really missing the point ~ XD wheew raawwrrr!

  7. lilinnocentdevil says:

    oh and one more thing; emos dyed their hairs in BLACK, and neon colors not just RED, that’s GOTH! Mostly pink, purple, blue, or blonde. Jet black is the best though, and wear PLENTYYY of eyeliners! until u lewk lyk u’ve been punched in the eye. AND FYI! Emos wear EXTRA skinny jeans and FITTED TEES!
    FYI: There are no such things as PEIRCING, it’s PIERCING

  8. aas says:

    gw minta artikelnya bos…
    gw tulis sumbernya…
    coz gw masih awam dalam hal beginian…

    thx sebelumnya :)

  9. sexy emo says:

    being emo is sweet

  10. dan'ik says:

    emo is the best for me….
    emo tuh g hanya jenis musik doank kan, tapi juga life style…
    trutama orang – orang yang sering tertekan..

    tapi napa banyak orang yang g suka, menghina, n malah ngatain emo tuh orang2 nya pada alay ya…


Leave a Comment

[+] kaskus emoticons nartzco
SPONSOR
BERLANGGANAN TULISAN YOS

 Langganan pakai RSS

 RSS apaan sih?

 follow twitter bisa

Paling bagus pakai email: