
Apa sih yang kita cari didunia ini? pertanyaan yang kelihatanya sepele, tapi sebenarnya sangat sulit untuk kita jawab? sampai sekarang pun gue belum tahu pasti jawaban seperti apa yang pas untuk menjawab pertanyaan semacam itu, dari kita membuka mata untuk pertama kalinya sampai kita kelak menutup mata untuk selama2nya apa saja yang telah kita dapat atau kita peroleh. jika kita runtut dari perjalanan hidup itu, maka singkatnya hanyalah seperti ini, kita dilahirkan ke dunia ini,—> kita dibesarkan oleh orang tua kita,—> kita menemukan jodoh kita dan akhirnya berumah tangga,—> kita punya anak sebagai anugrah dan titipan dari Tuhan,—> dan kita besarkan anak kita agar jadi anak yang baik dan kelak bisa jadi orang, dan seterusnya berulang2 sebagaimana dimulai dari kita dilahirkan tadi. dan disini proses yang menurut gue sangat penting adalah proses membesarkan seorang anak, proses ini sangat berperan besar pada masa depan anak tersebut, terutama bekal hidup apa yang telah kita berikan padanya. kalau dari orang tua gue sendiri ada dua bekal yang gue peroleh yang pertama adalah bekal akhlak, dalam hal ini adalah ilmu agama, dan yang kedua adalah bekal pendidikan yaitu dengan memberikan kita pendidikan yang layak.
Beruntung orang tua gue walaupun Ilmu agamanya tidak begitu baik tapi selalu mencoba menuntun putranya supaya bisa mengerti betapa pentingnya fondasi agama untuk menjalani hidup, sebagai langkah awal, dulu waktu gue kecil sekitar kelas 3 SD gue diamasukan ke sebuah TPQ (Taman Pendidikan Quran) untuk belajar mengaji sekaligus belajar tentang dasar2 agama, dan akhrinya sedikit2 gue mulai bisa baca Qur’an, dan akhirnya diwisuda juga dari TPQ tersebut *sayang, bacaan Qur’an gue sekarang dah kacau, hehe*, mulai dari situ gue mulai ngga buta lagi tentang agama yang gue anut, dan mulai tahu mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dilakukan dan mana yang ngga boleh dilakukan. satu bekal rasanya sudah gue dapat dan untuk bekal yang kedua adalah pendidikan, orang tua gue sangat menyadari bahwa pendidikan adalah bekal penting lainya dalam menghadapi kerasnya kehidupan, hanya bermodalkan akhlak tanpa pendidikan yang cukup kita bagaikan sebuah batu besar yang rapuh. maka dari itu beruntung gue bisa sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, dan akhirnya kemaren lulus kuliah juga. Alahamdulillah, mungkin hanya kata itu yang bisa gue ucapkan saaat ini.
Rasanya sudah cukup apa yang telah diberikan orang tua gue. mereka menyadari, bahwa anak, walaupun adalah darah daging mereka tapi hakekatnya adalah titipan Tuhan, dan suatu kewajiban bagi mereka untuk mendidiknya dan memberikannya bekal untuk menjalani hidup. gue mungkin akan seperti itu juga jika kelak gue punya anak, satu pertanyaan muncul, apakah gue bisa seperti orang tua gue yang bisa memberikan dua bekal yang berharga pada diri gue? gue yakin pasti bisa*sok optimis*. di mata gue, kedua orang tua gue adalah pahlawan tebesar di sejarah kehidupan gue, dan kelak pun gue ingin menjadi pahlawan di sejarah kehidupan anak gue, amin..

Popularity: 9% [?]
Kata kunci artikel:
- apa yang berharga (5) | bekal anak sekolah tk (1) | bekal hidup (1) | berharganya orang tua (1) | kunci tuk menjalani hidup ne (1)








waaa….baru wisuda iaaa…selamat iah…
wisudanya untuk khatam alquran atau universitas nih
tapi apapun itu…selamat ya
thanks for stopping by di rumahku…
Ria
Setiap anak umumnya menjadikan orang tua sebagai panutan (kecuali utk case tertentu ya).. jadi wajar sekali bila kita mengganggap mereka sebagai pahlawan kita.
Tanpa orangtua, kita tak mungkin ada di dunia ini bukan?
Salam kenal juga.
wah, Mas Yos, kebetulan di blog bunda juga menulis ttg apa sih yg kita cari sebenarnya dlm hidup ini.
wajar saja sebagai anak kita mencontoh pd ortu, apalagi ibu, krn pelajaran pertama dlm hidup kita dapat dr mereka.
salam hormat utk ibu dan Bapak.
salam.
hhhmmm….saya sudah jadi bapak saat ini, semoga saja anak saya menjadi anak yang baik, itu saja doa saya..
(mampir lagi…..)
wahhh selamat, sukses selalu dech… salam kenal
congrats, yos.. keberhasilan qta = besarnya kerja keras & doa orangtua qta..
Iya itu bekal yang sangat berharga banget, ilmu adalah bekal yang terpenting, dan memang bener, bekal orang tua bisa menentukan masa depan kita!
Cara Membuat Blog
horeeeee mas yos lulus…. selamat mas….
eh, mas yos yg mana ya?? wisudawan kecil atao wisudawan besar… hihihihi…
Syukur, semoga renungan Anda yang singkat diatas selalu terngiang. Sehingga, membuat Anda selalu berpikir bahwa pencarian salah satu bekal untuk berkontribusi sudah ada. Nah, sekarang sudah waktunya Anda Bergerak. 250 juta rakyat Indonesia serta 5 miliar lebih penduduk dunia menanti Kita untuk segera bergerak memberikan warna bagi sistem kehidupan Indonesia dan dunia. Bukan hanya, terlahir, sekolah, berumah tangga, mengurus anak cucu dll kemudian menutup mata.
BTW, sorry neh baru hadir lagi, 2 hari kemarin internet saya DC mulu…
semoga hidup kita diRidhoi oleh Tuhan dan keturunanya
Amin
dua dua fotonya merengut semua… hihihih,, kaboorr
Salam kenal sob, thanx for visit my blog. tukeran link yuk
Rie
Kalo kita, tentu harus punya cita-cita yang lebih tinggi lagi daripada orang tua kita dong dalam membesarkan anak…
Selamat ya, buat dot comnya dan buat wisudanya.
semoga sukses selalu…..
BTW, sorry neh baru hadir lagi, 2 hari kemarin internet saya DC mulu…sorry pe 2 kali tadi gagal